28 April 2011

Dear m2d

dear m2d,
lo tau gak?
MENYENANGKAN
itu...

seperti ketika waktu kecil kita loncat2 kegirangan di atas kasur sambil nyanyi2, berasa jadi 'sherina'

seperti ketika gw tau gw bakal ke Bandung tahun lalu dan kita bisa ketemu

seperti kita ditraktir makan pizza sama mba hep, makan di papa rons sama bang idho, makan di BMK sama paman lim *makan mulu yak..*

seperti ketika kita melewati perjalanan panjang dan berliku sampe akhirnya kita berhasil menjejak di kawah putih dan situ patengan untuk pertama kalinya seumur hidup kita

seperti ketika kita 'norak' dan 'gak tau malu' poto2 di ciwalk, sementara nemenin om haris en mba hep belanja

seperti ketika kita berasa jadi backpacker sejati pas mau naik ke tangkuban perahu dengan jalan kaki *haha..bodoh!*

seperti ketika gw berhasil bikin lo kesel bin sebel lewat sms2 gw, sementara gw ketawa guling2 sambil ngebaca reply en ngebayangin ekspresi lo

seperti ketika lo ngedapetin nama buat adiknya si Zahra, tapi tidak dengan sang 'bapak', hahaha...

seperti ketika gw bisa bikin lo mupeng dengan cerita2 gw tentang pendakian gunung sama  lautan awan yang gw liat di bawah kaki gw

seperti ketika

seperti ketika

seperti ketika

ah, gw speechless...

seperti ketika akhirnya gw sadar, kalo lo tuh makhluk yang paling bisa gw andelin kalo gw lagi ada masalah

then, i realize that u're my best sister ever!


teruntuk saudariku,
MARIANA MARYAM DATIES
'ied milad
happy birthday
otanjoubi omedetoo
may Allah bless ur whole life
forever
amiin

***
nb: maap pemirsa, kalo postingan kali ini agak menyilaukan mata, berhubung doi suka banget sama warna kuning!

22 April 2011

Bawakaraeng yang Pertama


saya akan naik gunung lagi!
dan kali ini, ke Bawakaraeng!
Ya Tuhan..saya pasti mimpi
***

~14 April 2011~
kamis sore , saya dihubungi teman saya, recca, kalau saya akan diikutkan dalam ekspedisi Bawakaraeng yang diadakan oleh Ar-Rahman feat BSMI Makassar yang akan melakukan bakti sosial keesokan harinya (15-17 April) di desa Lembanna. Ya Tuhan, saya masih tak percaya! pasalnya pada siang harinya, saya masih berangan-angan kesana ketika melihat artikel tentang Bawakaraeng di blog seseorang. dan sekarang, tawaran itu ada di depan mata. maka tanpa pikir panjang saya langsung mengiyakannya.
pulang kerumah, saya langsung berkemas. matras, sleeping bag, jaket, pakaian, tak lupa ransum! semuanya berjejal masuk ke dalam tas carrier coklatku. saya merasa beruntung, karena seluruh biaya akomodasi dan lainnya akan ditanggung oleh pak nasir, pimpinan Ar-Rahman. jadi, saya cukup mempersiapkan keperluan pribadi, fisik dan mental saja. awalnya, agak ragu untuk meneruskan perjalanan kali ini. maklum, hampir sebulan ini saya alpa dari latihan fisik. sementara pendakian kali ini, saya rasa cukup berat jika dibandingkan dengan pendakian saya sebelumnya. namun, saya tetap memantapkan diri untuk ikut.


11 April 2011

Cuma BLOOF yang Bisa Begini

Salam Bloofers!

Saya menulis ini sebagai pemenuhan kewajiban kepada para Bloofers Makassar yang sabtu kemarin (9 April) telah berhasil ngopi2 darat (eh, harusnya tuh nge-teh darat. Soalnya apapun makanannya, hampir semua minumnya Teh Botol Sos*o, hehhe…)

Sebenarnya saya bingung mau menceritakan apalagi, karena kronologis kejadiannya sudah diceritakan lengkap oleh Kak PipiAtunArman, EkaHalim dan lainnya di blog mereka masing-masing. Khusus untuk menanggapi postingan Kak Pipi dan Atun, baiklah pada akhirnya saya mengaku bahwa sayalah yang menjadi penyebab keterlambatan itu. Gomen ne! ~.~


Ringkas cerita,
Saya janjian ketemu dengan Atun dan Kak Pipi. Saya terlambat, mereka terus menelepon saya. Saya jemput mereka dengan mobil biru (angkot maksudnya, haha...) dan kami menuju Mall Panakukkang. Naik bemor (becak motor) bertiga dengan kecepatan tinggi, lalu bertemulah kami dengan Guest Star yang datang jauh-jauh dari Bandung. Membeli buku, kemudian naik taksi menuju TKP (Kampoeng Popsa).


Lalu episode baru dimulai,

Kami bersebelas, termasuk 1 orang guest star tadi yaitu kak Fatma, duduk meng'kotak' (atau mengotak sih?). Kenapa? Karena meja kami kotak, bukan lingkaran. Pesan makanan (semua dibayarin sama Mas Nitnot Ya Helmi), shalat ashar, perkenalan, makan sore, pembacaan Pidato Presiden Qefy alias Dia Rediana Putra (kalau mau baca lengkap, lihat blognya Fadhli), makan oleh-oleh, ngobrol-ngobrol, ketawa-ketawa, mengumpulkan buku terus diundi, dan tak lupa, foto-foto! maaf ya kalau urutannya ada yang gak sesuai, karena saya menganggap pertemuan kita kemarin itu sebagai satu kesatuan yang tak terpisahkan (halaaah, bilang aja pikun!hehhe…)


Dan,

Ini dia beberapa dokumentasi yang bisa dijadikan bukti kalau Bloofers Makassar memang 'benar adanya' mengadakan Kopdar sabtu kemarin. Supaya sahabat Bloof di Bandung, Jakarta, Jogja, Aceh, bahkan di Sudan dan Aljazair pun percaya kalau kami bersebelas ini benar-benar bertemu. Biar  sahabat Bloof yang belum pernah ngadain Kopdar pada ngiri sama kita semua, hahaha….

kami tamu VIP, jadi kenapami??

bilang kejuuuuu... (cheeese..!!)


Nah, sekarang coba cari perbedaan dari gambar dibawah ini!

Gambar 1






Gambar 2



Gambar 3




Gimana? Kalian udah nemu perbedaannya?? Hebat !!
Yang bisa nebak, jangan minta hadiah sama saya ya.
Coba tanya Pak Presiden Qefy, mungkin dia punya anggaran untuk sayembara ini,
hahaha ^o^

2 April 2011

She's Addicted to You!

jumat hari ini, hampir sama dengan jumat sebelumnya


jika jumat lalu dia dipusingkan dengan 'tugas' yang belum selesai dibuat, maka hari ini pun sama. dia masih disana, berteman dengan rasa galau yang sama, dengan kegundahan yang sama, dengan ketakutan yang sama. Jelas saja, jelang batas akhir waktu dirasa semakin sempit, lalu dada menjadi sesak, menyeruak masuk. pandangan dirasa tak kuat lagi menatap, meminta rehat. dia menghela nafas panjang, berharap hari ini berakhir dan beban sedikit berkurang.


jika jumat lalu dia bekerja berkawan rintik hujan di luar jendela kamarnya, maka hari ini tak jauh beda. bulir-bulir air itu masih setia menemani sejak jumat lalu. padahal kemarin dia mengira hujan tak akan datang lagi hari ini. tapi nyatanya, hujan masih saja datang dan bersedia untuk dititipi rasa rindu.


jika jumat lalu nama dan bayangmu masih menghantui pikirannya, maka itu masih terjadi sampai hari ini. ya, dia memikirkanmu, mengharap kau ada di sampingnya, merindukan bau tubuhmu bahkan untuk sekedar melihat senyummu. dan sama seperti jumat lalu, kau berhasil menghipnotis dirinya lewat kata-kata manismu.


jika jumat lalu dia rela menerobos hujan untuk menemuimu, maka mungkin hari ini dia akan melakukannya kalau saja kau yang memintanya. pikirannya mulai tak waras, karena dirimu merajai alam bawah sadarnya. kadang pula dia meracau tak jelas, tapi bisa dipastikan kau yang menjadi penyebabnya. ya, semua ini gara-gara kau.


tidakkah kau sadar itu, wahai lelaki berbaju biru??

1 April 2011

Inspiring Autumn

beberapa malam ini, ketika saya blogwalking ke beberapa tetangga, kembali saya ditakjubkan oleh keindahan musim gugur. ah, saya suka sekali musim gugur. negara saya memang mempunyai 4 musim, tapi musim gugur bukan salah satu diantaranya. empat musim itu adalah hujan, kemarau, banjir dan kekeringan. tak ada autumn, spring, summer apalagi winter. walaupun begitu, saya tetap suka musim gugur dan selalu berkhayal kalau saja di Indonesia ada musim gugur. musim gugur, selalu khas dengan warna coklat jingga, warna kering, warna tua. jelek sebenarnya, tapi bagi saya tetap bagus.


angan-angan saya terbang melintasi negara ini. membayangkan diri saya sedang berjalan di antara deretan pohon maple yang sedang menggugurkan daunnya. lalu saya duduk di bangku kayu panjang ditemani angin semilir yang membuat daun-daun gugur itu bergemerisik ribut di bawah kaki saya. walau tak nyata, tapi saya bisa merasakannya.

nyatanya, dari daun-daun coklat itu saya belajar sesuatu. bahwa diri kita, sama halnya dengan pohon yang menggugurkan daun itu. dia telah tumbuh dalam hitungan masa, lalu dia berguguran kemudian menumbuhkan daun-daun baru lagi. begitu pun kita, sudah seharusnya bermuhasabah alias mengintrospeksi diri dalam setiap kesempatan, 'menggugurkan' kesalahan masa lalu dan menggantinya dengan 'daun-daun harapan' di masa yang akan datang.

*malam terakhir maret, saat diri merasa perlu untuk gugur dan kemudian bersemi kembali*