Langsung ke konten utama

Humsafar


Mari kukisahkan padamu, tentang mimpiku bertahun silam.
**
Saat itu matahari pagi baru saja muncul dari ufuk timur. Aku, entah darimana, sudah berada di puncak sebuah menara. Di sanalah aku melihatnya, perempuan itu, sedang berdiri membelakangiku dengan rambut panjangnya yang terurai sempurna. Menebar pesona yang tak terpermanai. Aku mendadak bisu.

Hal aneh terjadi. Aku seperti sudah memiliki perasaan yang mendalam padanya. Seolah aku telah mengenal lama dan berkeyakinan bahwa kami akan bersama.

Sedetik kemudian, perempuan itu menoleh padaku. Aku tertegun tak percaya. Dia. 

***
Satu dekade setelah mimpi itu. Aku tengah melayangkan pandangan ke sebuah puncak menara,  sambil menggandeng tangan seseorang. Perkenalkan, dia perempuanku,  perempuan di dalam mimpi: Humsafar. Dan kami sedang di Madinah.

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ornamen Matahari

Bagi yang pernah berkunjung atau tinggal di Maluku, pasti akrab dengan gambar dan corak seperti gambar di atas. Ya, ornamen tersebut mulai banyak digunakan pada beberapa bangunan maupun produk lokal Maluku, dengan beragam corak dan bentuk. Namun masih banyak orang, bahkan orang Maluku sendiri, yang belum mengetahui makna dan nilai filosofis yang terkandung di balik ornamen tersebut.Ornamen Matahari, dilambangkan sebagai simbol matahari yang di dalamnya memiliki makna simbolis keyakinan, pola pikir, norma, adat istiadat, dan tata nilai masyarakat Maluku, khususnya suku Alifuru di Pulau Seram. Di masa lalu, ornamen matahari digunakan untuk tanda dekorasi pada tubuh pada saat upacara kakehan (ritual pemanggilan arwah), sesuai dengan latar belakang, kebudayaan, adat-istiadat dan tata kehidupan alam lingkungan, masyarakat Patasiwa Alifuru.Salah satu bukti bahwa ornamen ini sudah dikenal cukup lama, dapat dilihat pada senjata tradisional Maluku yaitu parang dan salawaku. Salawaku merupakan …

Galaksi Kinanthi : Sekali Mencintai Sudah Itu Mati ?

Begini cara kerja sesuatu yang engkau sebut cinta : Engkau bertemu seseorang lalu perlahan-lahan merasa nyaman berada di sekitarnya. Jika dia dekat, engkau akan merasa utuh dan terbelah ketika dia menjauh. Keindahan adalah ketika engkau merasa ia memerhatikanmu tanpa engkau tahu. Sewaktu kemenyerahan itu meringkusmu, mendengar namanya disebut pun menggigilkan akalmu. Engkau mulai tersenyum dan menangis tanpa mau disebut gila. Berhati-hatilah .. Kelak, hidup adalah ketika engkau menjalani hari-hari dengan optimisme. Melakukan hal-hal hebat. Menikmati kebersamaan dengan orang-orang baru. Tergelak dan gembira, membuat semua orang berpikir hidupmu telah sempurna. Sementara, pada jeda yang engkau buat bisu, sewaktu langit meriah oleh benda-benda yang berpijar, ketika sebuah lagu menyeretmu ke masa lalu, wajahnya memenuhi setiap sudutmu. Bahkan, langit membentuk auranya. Udara bergerak mendesaukan suaranya. Bulan melengkungkan senyumnya. Bersiaplah .. Engkau akan mulai merengek kepada Tuha…

Bertemu Denganmu, Sekali Lagi

I think that possibly, maybe I'm falling for you Yes there's a chance that I've fallen quite hard over you. I've seen the paths that your eyes wander down I want to come too I think that possibly, maybe I'm falling for you
Malam itu, beberapa saat sebelum kepergianku, tampak cuaca agak kurang baik. Angin dan hujan menyelimuti kota sepanjang hari. Keadaan itu cukup untuk membuat perasaanku didera gelisah. Dari atas dek, ku lihat perlahan kau menuruni anak tangga yang basah, hingga hanya punggungmu yang bergerak menjauh dari ujung dermaga. Kapal yang kutumpangi mulai berlayar. Tiba-tiba aku berpikir, bagaimana jika tadi adalah kali terakhir aku mengakrabi matamu dan tak ada lagi temu untuk kita? Pikiran bodoh semacam itu kadang mampir di kepalaku. Pikiran yang, sungguh, aku sendiri tidak ma(mp)u membayangkan, apalagi menjawabnya. Lamat-lamat mataku terpejam, lelap di antara gelombang.
No one understands me quite like you do Through all of the shadowy corners of me I never k…