Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Random
Bila sampai waktunya, aku ingin tak ada nestapa. Sementara aku akan menangisi perpisahan, tanpa airmata duka, tanpa isak lara. Bila sampai waktunya, aku akan telah kuat melepas pergimu, duhai Lelakiku.
photo by CLk7  Asa yang pernah kita terbangkan ke langit takdir, selalu mendamba jawaban. Beberapa turun kembali dalam salinan rupa hujan teduh yang merintik mesra, beberapa mewujud gemuruh yang membadai.  Begitulah, apa-apa yang kuharapkan tak melulu aku dapatkan. Barangkali termasuk juga kamu. 

duapuluhfebruariduaribusebelas

jika diminta bercerita tentang hari ini, maka saya akan bercerita tentang bangun kesiangan, kebingungan, isi materi tanpa persiapan, kelaparan dan rasa puas. maka dalam hal ini, 'kebingungan'lah yang menjadi penentu kelanjutan pembicaraan kita hari ini. mari dimulai dari yang pertama, tentang bangun kesiangan. ini adalah dampak dari penyakit insomnia yang sempat hilang tapi mendadak kambuh lagi. untuk urusan yang satu ini, saya juga tidak tahu alasannya. yang saya tahu, ketika penyakit itu mulai menjangkit, maka layar kompi  yang akan menjadi sasaran tatapan mata saya yang sudah mau ditutup tapi tidak bisa tertutup. kedua, tentang kebingungan. setelah akhirnya semalam bisa menutup mata, masalah kembali muncul ketika saya membuka mata. saya bingung. ada banyak agenda hari ini, dan semuanya melibatkan diri saya. hmm, lebih tepatnya keinginan saya untuk berada pada semua agenda itu. maka pagi tadi saya berpikir tentang bagaimana caranya saya untuk bisa berada di Maros s...

My Little Stuff

suatu hari nanti, saya akan merindukan kalian... purezento kompi kesayangan

Mati

menjelang dzuhur tadi, seperti biasa aku nongkrong di al-hamas.sekedar melepas kejengkelan karena hari ini tidak ada dosen yang mengajar. dengar-dengar mereka sedang ke gowa mengikuti acara peletakan batu pertama kampus baru teknik. huff... maka akupun duduk menyudut di ruangan itu, meregangkan badan yang entah kenapa terasa sakit sejak semalam.ku perhatikan sekeliling, ada yang sedang mendiskusikan sesuatu. aku tak berminat untuk bergabung. dan pada akhirnya aku tetap duduk di sudut al-hamas,merapat ke dinding hijaunya. aku diam... aku menutup mata... dan melintaslah bayangan itu! ya, bayangan tubuhku yang terbujur kaku melintas seketika. ya Allah...aku takut! tentunya bukan takut mati, karena itu adalah kepastian tapi aku takut dengan bekal yang belum seberapa ini allahumma inna nas'aluka taubatan qablal maut, rahmatan 'indalmaut, wa maghfiratan ba'dal maut allahumma hawwin 'alaina fii sakaratil maut allahumma amiin.......... *** 27 ap...

Status History on Facebook

ada aplikasi baru di fesbuk, namanya My Statuses . disini kita bisa liat sejarah status kita selama kita aktif di jejaring dunia maya ini. baca kembali status-status itu, bikin saya inget masa-masa lalu.hehhe... Cahya Sidratulmuntaha  ad yg pux peta kampus unhas??   (Wed, 29 Jul 2009 08:22:55 GMT) Cahya Sidratulmuntaha  mesjid makin sepi..mall makin rame   (Thu, 17 Sep 2009 12:57:40 GMT) Cahya Sidratulmuntaha  maaf, tapi saya harus melepaskan kalian (humaz crew) :'(   (Fri, 13 Nov 2009 13:33:41 GMT) Cahya Sidratulmuntaha  .ada jg orang yg ngrokok sambil bawa motor >> gak puas bikin polusi lewat 1 cara,ckck...   (Fri, 07 May 2010 01:31:27 GMT) Cahya Sidratulmuntaha  seperti selalu kubilang kawan! kita selama ini hanya bisa menunggu..menunggu beribu nyawa hilang,menunggu angin mengabarkan bahwa ada darah tercecer di tanah sana..padahal tiap detik,airmata terus mengalir basahi mayat2 mujahid Palestina..ah,apakah kita...

Writer Wanna be....

lewat tengah malam, otakku buntu. bingung, tulisan apa (lagi) yang akan kuposting malam ini. sejak 4 jam lalu, aku duduk dengan setia menatap layar komputer: facebook dan blogging. merombak total tampilan blog-ku yang berbulan-bulan tidak kusentuh, mem-posting tulisan-tulisan lamaku, juga sambil blogwalking ke tetangga. hmm...banyak inspirasi!! tulisan mereka asli keren. kupikir mereka memang punya bakat untuk jadi writer. dan aku, hanya 'mupeng' saja melihatnya dan berharap akulah penulisnya. hahaha...otakku mulai ngawur. sudahlah, suatu saat aku pasti bisa menyamai mereka. banyak baca, banyak tulis, that's all makes perfect!! ^^ 01:46 , kamar biru

Beginilah Al-Hamas Mengajarkanku!!

Al-Hamas.. Hanya sbuah ruangn 4x6,dgn AC dan kipas angin yg bhembus,karpet sajadah baru,dan dinding hijau pasca renovasi. Terkadang air menetes dari atas plafond jika hujan mengguyur kampusku. Keberadaannya seperti 'anak tiri', dihimpit lab-lab sipil yang bising. Tak sedikit pula yang merasa 'terganggu' dengan kehadiran Al-Hamas disana. Ya,entah kenapa mereka tidak menyukai Al-Hamasku... Padahal Al-Hamas.. Telah mengajakku masuk dalam 'lingkaran cahaya', membingkai diriku dengan Islam,membuatku dekat denganNya, mengajarkanku untuk selalu kuat menapak & memikul beratnya amanah,menguatkan azzam,mengajarkan diri untuk memaknai hidup,menjadikanku pribadi istimewa dengan fikrah Islam yang kubawa,menunjukkan bahwa ukhuwah tak sebatas usia,menyadarkan diri ketika dunia mulai melenakan. Dan seperti namanya, Al-Hamas selalu memberi SEMANGAT baru saat jiwa mulai terasa hampa... Ku ingin kau pun merasakannya... Karena beginilah Al-Hamas mengajarkanku!! *** al-ham...

Mereka Berjuang untuk Hidup

lokasi: jl.sungai saddang deskripsi: papan di hadapannya bertuliskan 'terima jahit sendal/sepatu'.dengan beralaskan plastik seadanya,dia menggelar peralatan kerjanya yang sederhana.payung ungu melindunginya dari sengatan matahari.sudah jam 10 pagi, tapi masih saja belum ada pelanggan. *** lokasi: depan mesjid raya deskripsi: roda-roda terus berputar.dia tetap mengayuhkan becaknya,tak peduli lagi pada mentari.dia tetap saja mengayuh. karena jika dia hanya duduk, bisa jadi anak istrinya tak makan apa-apa nanti malam. *** lokasi: bawah jembatan layang deskripsi: menghitung eksemplar yang harus dia jual hari ini, berpikir tentang keuntungan yang akan didapat.dan tentu saja selalu dalam pantauan satuan pamong praja.begitu seterusnya, berulang setiap harinya. *** they teach us, how to be survive pete-pete, 3 november 2010

Salah Satu Sudut Salman

Allah,aku mau nangis.. Allah,tolong aku.. Allah,aku punya banyak cita.. Allah,Kau pasti tahu itu.. Bahkan untuk setiap yg belum terpikirkan,Kau tentu tahu.. Allah,di salah satu sudut salman aku duduk terhenyak.tiba2 berpikir tentang semua mimpi dan cita yg tertunda.tentang hidupku,tentang amanah itu..ah,ternyata masih sedikit yg ku perbuat. Allah,sungguh aku rapuh..tolong kuatkan aku!! *salman,21 juli 2010

Sebelas April

06:01 waktu HP-ku HP-ku bunyi, sms masuk. Kubuka, dari kupukupubiru. 'Udah siap kak?' Aku lupa kalau ada janji dengannya. Pagi ini aku harus menemaninya survey ke perkampungan nelayan di daerah Barombong. Segera ku bersiap diri, dengan kostum kesayangan. Kuhidupkan mesin motor. 'Yah, sehari menjadi Rossi lagi', kataku dalam hati. 07:12 waktu HP-ku Menikmati pagi di atas motor, mencari lokasi survey. Maklum, sebenarnya kami tak terlalu tahu lokasi. Modal nekat, kami berangkat. Hehe.. 08: 30 waktu HP-ku Memotret lingkungan perkampungan nelayan, wawancara sedikit dengan beberapa warga, melihat anak-anak kampung yang sedang belajar mengaji. Lalu bersyukur dalam hati, karena hidupku masih lebih baik dari mereka. 09:05 waktu HP-ku HP-ku berdering, panggilan dari seorang teman. Terpaksa kami sedikit mengubah rute. Menuju Somba Opu, melewati jalan setapak sepanjang Sungai Jeneberang. Menyemangati kawan-kawan seperjuangan yang tengah sibuk mengurusi sebuah daura...