Langsung ke konten utama

Postingan

Status History on Facebook

ada aplikasi baru di fesbuk, namanya My Statuses . disini kita bisa liat sejarah status kita selama kita aktif di jejaring dunia maya ini. baca kembali status-status itu, bikin saya inget masa-masa lalu.hehhe... Cahya Sidratulmuntaha  ad yg pux peta kampus unhas??   (Wed, 29 Jul 2009 08:22:55 GMT) Cahya Sidratulmuntaha  mesjid makin sepi..mall makin rame   (Thu, 17 Sep 2009 12:57:40 GMT) Cahya Sidratulmuntaha  maaf, tapi saya harus melepaskan kalian (humaz crew) :'(   (Fri, 13 Nov 2009 13:33:41 GMT) Cahya Sidratulmuntaha  .ada jg orang yg ngrokok sambil bawa motor >> gak puas bikin polusi lewat 1 cara,ckck...   (Fri, 07 May 2010 01:31:27 GMT) Cahya Sidratulmuntaha  seperti selalu kubilang kawan! kita selama ini hanya bisa menunggu..menunggu beribu nyawa hilang,menunggu angin mengabarkan bahwa ada darah tercecer di tanah sana..padahal tiap detik,airmata terus mengalir basahi mayat2 mujahid Palestina..ah,apakah kita...

Kalau Ingin Perubahan, Tegakkanlah Malam dan Bangunlah Lebih Awal

Seharusnyalah, tidak ada yang begitu mengenaskan bagi kita -aktivis dakwah- kecuali kalau kita dalam tidak sempat menegakkan malam (qiyamullail) dan mengisi awal pagi dengan kegiatan yang membawa perubahan. *** KAMMI adalah pembawa obor perubahan. Malam itu, tengah tahun 2001, KAMMI mengadakan muhasabah dan qiyamullail. Beratus orang -ikhwan dan akhwat- hadir, diam, menangis dan khusyu'. Ya, ruh kami berkata bahwa reformasi Indonesia harus kami selamatkan. Indonesia berantakan dan fatwa telah jelas tersampaikan. Strategi pun terancang, semuanya terkomunikasikan. Siang besoknya itu, sang presiden akan datang dan mengunjungi kampus kami. Kami tahu dia akan berbicara omong kosong, sementara ia enggan bertanggung jawab. Maka kami melawan, kami enggan ia datang. Pagi itu kami bergerak, berbondong dan berduyun, menutup lima jalan masuk ke kampus. Kami tak tahu dari mana ia masuk. Sebagian barisan kami tebal dua tiga lapis, sebagian barisan kami cuma satu baris memanjang, tapi kam...

Sajak untuk KAMMI

Kau bilang aksimu kuat Tapi dengan jumlah kader yang melimpah dan katanya militan itu, bahkan kau tak lagi mampu mengerahkan mereka di setiap aksi jalananmu. Kau tak lagi mampu membuat mereka bergerak, untuk menuntaskan cita-cita besarmu yang bernama ’perubahan’. Lalu, kau sebut itu KUAT kawan?? Kau bilang ibadahmu taat Saking taatnya, kader-kadermu justru lebih sering berada dalam mihrabnya, daripada mengubah kedzaliman di luar sana dengan tangannya. Mereka malah sibuk dengan keshalihan pribadinya, dan melupakan masyarakat yang akidahnya sedang runtuh. Apa itu yang kau katakan TAAT ?? Kau bilang prestasimu hebat Ya, sangat hebat hingga hanya bersedia menjadi pemain belakang Memilih menjadi ’follower’, bukannya ’leader’ Itu yang kau bilang HEBAT ?? Padahal kupikir kau cukup intelek Potensi punya, prestasi pun ada Lalu hilang kemana jargon-jargon itu kawan?? Hanya sebatas kata kah?? Apa yang kau banggakan kawan?? Euforia masa lalu karena berhasil menumbangkan re...

KAMMI Komisariat Unhas, Pada Suatu Masa

Universitas Hasanuddin atau yang lebih dikenali dengan nama ‘Kampus Merah’. Julukan ini menunjukkan bahwa Unhas memang diharapkan menjadi tempatnya orang-orang pemberani, seperti beraninya Sultan Hasanuddin yang namanya diadopsi menjadi nama kampus ini. Juga mendamba lahirnya generasi harapan bangsa yang rela mengorbankan ‘merah darah’nya untuk kejayaan negeri. Tahun 1998 merupakan tahun yang bersejarah bagi bangsa Indonesia, ditandai dengan runtuhnya rezim yang selama ini menguasai negeri dan lahirnya reformasi. Juga menjadi tahun yang penting bagi aktivis-aktivis mahasiswa karena telah lahir Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI). Melalui Deklarasi Malang, KAMMI resmi terbentuk. Lahir dengan sebuah tekad untuk terus bergerak, menuntaskan agenda-agenda reformasi saat itu. Jika berbicara mengenai sejarah terbentuknya KAMMI di Sulawesi Selatan, masih terdapat kesimpangsiuran karena sejarah mencatat dua nama yaitu Syarifuddin Jurdi dan Yusran sebagai pencetus berdirinya K...

My First Scrapbook

suatu hari, saya pernah lihat tayangan di TV soal scrapbook. saya mulai penasaran dan mulai mencari tahu 'wujud' scrapbook ini. hehhe...mungkin, sebagian dari kita masih merasa asing dengan istilah scrapbook. nah, asal kata scrapbook sendiri adalah scrap , yang artinya barang sisa. sebenarnya, scrapbook ini bisa dibilang cabang dari prakarya kertas semacam origami atau kartu ucapan lainnya. hanya bedanya, objek prakaryanya adalah foto, yang punya kenangan tersendiri bagi pembuatnya. foto itu di hias dengan hiasan dan desain yang cantik. biasanya dibuat dari macam-macam motif kertas yang lucu dan unik; dihias dengan kancing, pita, benang atau pernak-pernik lainnya; juga diberi 'tag' yang bisa ditulis dengan catatan penting mengenai foto tersebut. dan untuk mengobati rasa penasaran, saya mulai mencari l ink yang bersangkutan dengan hobi baru ini. akhirnya saya mendapat alamat situs ini: http://cp.c-ij.com . untuk pemula, situs ini menyediakan desain scrapboo...

Writer Wanna be....

lewat tengah malam, otakku buntu. bingung, tulisan apa (lagi) yang akan kuposting malam ini. sejak 4 jam lalu, aku duduk dengan setia menatap layar komputer: facebook dan blogging. merombak total tampilan blog-ku yang berbulan-bulan tidak kusentuh, mem-posting tulisan-tulisan lamaku, juga sambil blogwalking ke tetangga. hmm...banyak inspirasi!! tulisan mereka asli keren. kupikir mereka memang punya bakat untuk jadi writer. dan aku, hanya 'mupeng' saja melihatnya dan berharap akulah penulisnya. hahaha...otakku mulai ngawur. sudahlah, suatu saat aku pasti bisa menyamai mereka. banyak baca, banyak tulis, that's all makes perfect!! ^^ 01:46 , kamar biru

Namamu, Sang Rasul

dulu aku bertanya, mengapa namamu yang berulangkali disebutNya dan kisahmu yang bertebar merambah hampir tiap surah bahkan Allah menetapkan; kau terkisah untuk menguatkan jiwa hati dan rasa seorang Nabi penutup masa ya, kini aku tahu.. betapa tak mudah menjadimu hai Musa mengemban risalah dalam keadaan yang serba tak sempurna kau tak fasih bicara, sulit berkata-kata dan sebab khilaf masa lalu, kau tersalah membunuh maka saat wahyu turun, air matamu menitik, tubuhmu berpeluh dalam kesadaran akan beratnya beban, kau mengeluh “bicaraku gagap, lidahku kelu, aku takut mereka akan mendustakanku.. dan pada mereka aku berdosa sungguh, aku takut akan dibunuh” ya, kini aku tahu, sungguh tak mudah menjadimu sebab dalam keterbatasan itu, Allah berikan untukmu lawan penuh kuasa perbendaharaannya kaya, kerajaannya luas, tentaranya perkasa punggawanya setia, lagi taat buta mengaku tuhan tertinggi, dia merasa berkuasa atas hidup dan mati dan kau.. kau terhutang budi masa kecil padanya dan tahukah kau ...