Salah satu contoh Ornamen Matahari di Lapangan Merdeka, Ambon (photo by clk7) Bagi yang pernah berkunjung atau tinggal di Maluku, pasti akrab dengan gambar dan corak seperti gambar di atas. Ya, ornamen tersebut mulai banyak digunakan pada beberapa bangunan maupun produk lokal Maluku, dengan beragam corak dan bentuk. Namun masih banyak orang, bahkan orang Maluku sendiri, yang belum mengetahui makna dan nilai filosofis yang terkandung di balik ornamen tersebut. Ornamen Matahari, dilambangkan sebagai simbol matahari yang di dalamnya memiliki makna simbolis keyakinan, pola pikir, norma, adat istiadat, dan tata nilai masyarakat Maluku, khususnya suku Alifuru di Pulau Seram. Di masa lalu, ornamen matahari digunakan untuk tanda dekorasi pada tubuh pada saat upacara kakehan (ritual pemanggilan arwah), sesuai dengan latar belakang, kebudayaan, adat-istiadat dan tata kehidupan alam lingkungan, masyarakat Patasiwa Alifuru. Salah satu bukti bahwa ornamen ini sudah dikenal cukup lama...
karena diri kita adalah kumpulan episode, maka rekam tiap episode hidupmu dalam tulisan
Senang menemukan blog ini, mengingatkan sy juga akan teman yang jauh jika sedang melihat senja. tulisan2nya keren Mbak, :) Inspiratif juga, sy jadi 'teracuni' untuk menulis. hehehe, Salam.
BalasHapusKakaaaaak...
BalasHapusSubhanallah...
Losari makin keren aja.
Jepretannya bagus kak
:)
Suatu hari ingin menikmati senja bersamamu di Pantai Losari kak...
senja selalu melukiskan makna yang kadang tak mampu terdefinisikan dalam batin :')
BalasHapussenja senja... kau slalu indah..
Senja dan senja. Kalau pribadi saya ya, senja membuat aku galau haha
BalasHapussenja... ahh, kau sangat dekat, begitu dekat dihati.. #skripsi :')
BalasHapusdisini aku tdk benar2 menikmati senja, aroma pekat debu asap jalanan meracuninya sehari-hari #jkt
BalasHapuslosari, senjamu berseri
*speechless*
BalasHapuslosari memang tempat paling teduh senjanya, ( untuk sekarang )
kereeeeeeeeeeeeeeeen
BalasHapusTabe Di! Jalan-jalan cari Pantai Losari, ketemuna di sini....
BalasHapusmasih ada keindahan di kehidupan kita,janganlah takut masih ada secerca harapan
BalasHapussenjaa.... padamu.. mumtaz
BalasHapus