
pada kenyataannya, bukannya saya yang mau lama selesai. menurutku, waktu kuliah terlalu sia-sia kalau hanya dihabiskan dengan mengerjakan tugas dan belajar. makanya, sambil kuliah, kita juga belajar hal lain. seperti saya, yang mencoba masuk di komunitas orang banyak. manfaatnya banyak, paling tidak kita bisa belajar memahami karakter orang yang berbeda-beda. hal seperti ini yang tidak akan kita dapatkan kalau hanya berkutat dengan diktat kuliah, tugas yang berlembar-lembar dan layar komputer selama kita kuliah. tapi sekali lagi, ini cuma dari sudut pandangku.
di lain sisi, orang tua dan sanak saudara di kampung halaman selalu menuntut saya untuk cepat selesai. papa pernah menasehati saya untuk mengingat kembali tujuan saya ke kota ini (Makassar). yah, apalagi kalau bukan KULIAH. mama juga berkata begitu dan meminta saya untuk fokus. kakak, adik, dan saudara lainnya juga bilang begitu. kadang mereka meng-sms, hanya untuk bertanya "gimana skripsinya?", "kapan sarjana?" atau "kemarin temanmu wisuda, kamu kapan?". bahkan pada suatu malam, seorang abang saya di Bandung pernah mengingatkan, "kamu itu seperti mujahid yang tidak akan mundur dari medan perang. maka, selesaikan apa yang sudah kamu mulai. ujungnya hanya dua, hidup mulia atau mati syahid." setelah saya pikir-pikir, ada benarnya juga nasihat abang saya itu.
saya sendiri, sudah punya target khusus tentang hidup saya ini. jika Allah berkehendak, tahun depan titel ST sudah ada di belakang namaku. setelah itu, belajar lagi untuk menambah skill ke-teknik-anku dan mencari beasiswa lanjut S2 keluar negeri. sekali lagi, itu cuma targetku. orang tua sendiri, maunya saya kembali ke kampung halaman dan kerja disana. makanya, nantilah kita lihat bagaimana kelanjutan hidupku ini. coz until now...
.::i'm not yet an engineer::.
wah mantap yun...
BalasHapuscayyoooo.....
hehhe,,,tengkyu bro ^^
BalasHapusBarakallahufiik.. Anti.. :D
BalasHapuscalon sarjana teknik yg cantik:)
BalasHapus