Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dengan label Menuju ST

*abaikan postingan ini

eng ing eng !! ini dia masterpiece dua tahun lalu. akhirnya nemu lagi karya ini diantara tumpukan editan foto 'gak jelas'. gambar ini dibikin pas saya lagi mengidap jenuh akut tingkat tinggi gegara kuliah yang parah. well, masuk kampus itu sama sekali gak susah. yang susah itu, bagaimana caranya untuk keluar . hahaha... XD

Merah-Putih

menangguhkan puncak yang satu demi puncak yang lain maafkan aku, merah-putih [06.30 - ruangbiru]

Yang kita perlu sekarang cuma .......

............................. Keenam sahabat masih mendongak mengagumi Mahameru. "Ta..." "Iya, Yan." "Nanti kita akan ke sana? Berdiri di puncak itu? Berdiri di sana?" "Iya..." "Tinggi banget, Ta..." "Iya." "Bisa apa kita, Ta?" Genta terdiam, matanya masih lekat di puncak Mahameru yang masih terlihat kecil. Mata Genta terpejam. "Yakin kita bisa?" tiba-tiba Genta menoleh ke teman-temannya dan menatap tajam satu per satu. "Gue udah taruh puncak itu dan kita semua disini." Arial berkata pelan sambil membawa jari telunjuk ke keningnya. Genta tersenyum. "Kalo begitu...yang kita perlu sekarang cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas, lapisan tekad yang seribu kali lebih kera...
setiap lembar sudah tercetak saatnya beranjak dari kotak biru tidak lama lagi, akan kudapati engkau #terima kasih Tuhan

Carpediem!

............................. Keenam sahabat masih mendongak mengagumi Mahameru. "Ta..." "Iya, Yan." "Nanti kita akan ke sana? Berdiri di puncak itu? Berdiri di sana?" "Iya..." "Tinggi banget, Ta..." "Iya." "Bisa apa kita, Ta?" Genta terdiam, matanya masih lekat di puncak Mahameru yang masih terlihat kecil. Mata Genta terpejam. "Yakin kita bisa?" tiba-tiba Genta menoleh ke teman-temannya dan menatap tajam satu per satu. "Gue udah taruh puncak itu dan kita semua disini." Arial berkata pelan sambil membawa jari telunjuk ke keningnya. Genta tersenyum. "Kalo begitu...yang kita perlu sekarang cuma kaki yang akan berjalan lebih jauh dari biasanya, tangan yang akan berbuat lebih banyak dari biasanya, mata yang menatap lebih lama dari biasanya, leher yang akan lebih sering melihat ke atas, lapisan tekad yang seribu kali lebih keras dari baja. " "Dan hati yang ak...

I'm Not Yet an Engineer

wuaah...tidak terasa kalau saya sudah berstatus mahasiswa teknik selama 5,5 tahun! waktu yang lama, tapi masih masuk kategori standar bagi seorang ' antek ' (anak teknik). hehhe..sekali lagi, ini bukan pembelaan tapi kenyataan. buktinya, cuma beberapa teman saja yang bisa selesai 'cepat'. tapi sudahlah, mungkin salahku juga. kurang bagus dalam me- manage waktu, sehingga masa kuliah jadi keteteran gini. pada kenyataannya, bukannya saya yang mau lama selesai. menurutku, waktu kuliah terlalu sia-sia kalau hanya dihabiskan dengan mengerjakan tugas dan belajar. makanya, sambil kuliah, kita juga belajar hal lain. seperti saya, yang mencoba masuk di komunitas orang banyak. manfaatnya banyak, paling tidak kita bisa belajar memahami karakter orang yang berbeda-beda. hal seperti ini yang tidak akan kita dapatkan kalau hanya berkutat dengan diktat kuliah, tugas yang berlembar-lembar dan layar komputer selama kita kuliah. tapi sekali lagi, ini cuma dari sudut pandangku. ...

Kapan Sarjana?

hari ini, banyak temanku yang menambahkan titel sarjana di belakang nama mereka. lalu, aku kapan? bukan tidak mau, tapi belum saatnya. yah, mungkin itu bisa dianggap kalimat 'pembelaan' dariku, ketika pertanyaan itu datang bertubi-tubi menghampiriku. bukan hanya dari mulut mereka, tapi juga dari orang tua terkasih. sehingga kadang membuatku bertanya-tanya sendiri, 'iya ya, kapan aku sarjana?' dengan kesibukan 'diluar sana' yang kadang tak dipahami banyak orang, bahkan oleh orangtuaku sendiri, membuat diri ini selalu berpikir mengenai hal ini. tapi toh, aku selalu positive thinking kepada Rabb-ku. aku yakin, Dia pasti akan memberikan yang terbaik untukku, di saat yang terbaik pula. sekali lagi, ini bukan pembelaan kawan!!hehhe....