Langsung ke konten utama

Galaksi Kinanthi : Sekali Mencintai Sudah Itu Mati ?



Begini cara kerja sesuatu yang engkau sebut cinta :
Engkau bertemu seseorang lalu perlahan-lahan merasa nyaman berada di sekitarnya. Jika dia dekat, engkau akan merasa utuh dan terbelah ketika dia menjauh. Keindahan adalah ketika engkau merasa ia memerhatikanmu tanpa engkau tahu. Sewaktu kemenyerahan itu meringkusmu, mendengar namanya disebut pun menggigilkan akalmu. Engkau mulai tersenyum dan menangis tanpa mau disebut gila.
Berhati-hatilah ..
Kelak, hidup adalah ketika engkau menjalani hari-hari dengan optimisme. Melakukan hal-hal hebat. Menikmati kebersamaan dengan orang-orang baru. Tergelak dan gembira, membuat semua orang berpikir hidupmu telah sempurna.
Sementara, pada jeda yang engkau buat bisu, sewaktu langit meriah oleh benda-benda yang berpijar, ketika sebuah lagu menyeretmu ke masa lalu, wajahnya memenuhi setiap sudutmu. Bahkan, langit membentuk auranya. Udara bergerak mendesaukan suaranya. Bulan melengkungkan senyumnya. Bersiaplah .. Engkau akan mulai merengek kepada Tuhan. Meminta sesuatu yang mungkin itu telah haram bagimu.
***

"Jangan kau ajari cara melupakanmu. Aku lebih tahu itu. Hari-hariku lebih fasih mengeja rasa itu. Sekuat apapun ku mencoba, tetap saja...aku rindu."
[Kinanthi]
***
"Nanti, kalau kita ndak bersama lagi, terus kamu mau cari aku, kamu lihat aja ke langit sana, Thi. Cari Gubuk Penceng. Di bawahnya ada galaksi yang tidak terlihat. Namanya Galaksi Cinta. Aku ada di situ."
[Ajuj]
***
"Kamu tahu apa yang paling menyakitkan saat perasaanmu begitu terikat kepada seseorang?"
"Bukan karena kamu tidak bisa menyatu dengan dia maka kamu akan merasa hidupmu begitu nestapa. Sesuatu yang lebih meluluhlantakkan hatimu adalah ketika seseorang yang menyandera kemampuanmu untuk memiliki itu tak melibatkan lagi namamu dalam hidupnya, tidak mengingat tanggal lahirmu, tidak mengucapkan apa pun ketika datang tahun baru, bahkan tidak mengirimkan pesan basa-basi pada hari perayaan agamamu. Kamu tidak terlibat sama sekali dalam hidupnya. Bahkan, sekadar untuk diingat."
[Kinanthi]
***
"Sebab, tidak ada yang membuatmu begitu penasaran selain perasaan seseorang yang engkau menyimpan sayang kepadanya."
[Ajuj]
***
"... sejauh mana sebuah cinta harus diperjuangkan, atau justru perjuangan itu harus dilakukan dalam diam."
[Kinanthi]
***
"Tersenyumlah... Allah mencintaimu lebih dari yang kamu perlu."
[Ajuj]

--- a novel by Tasaro GK ---

Komentar

  1. -Bukan karena kamu tidak bisa menyatu dengan dia maka kamu akan merasa hidupmu begitu nestapa. Sesuatu yang lebih meluluhlantakkan hatimu adalah ketika seseorang yang menyandera kemampuanmu untuk memiliki itu tak melibatkan lagi namamu dalam hidupnya-

    Ini bagian yang paling sa suka :)

    BalasHapus
  2. quote2nya mantap,
    tapi lagi puasa novel ~_~

    BalasHapus
  3. wah..., jadi kepengen membacanya secara langsung neh...
    Makasih banyak ya, Mbak, atas postingannnya yang asyik ini.

    BalasHapus
  4. Hmmmm....
    boleh pinjem buku'a...??? hihiii... ^^

    kata2 ajaib...
    Huffttt bangeettt... :)

    BalasHapus
  5. kemarin2 saya juga penasaran dengan novel mas Tasaro GK yg ini :)
    salam kenal :)

    BalasHapus
  6. kayaknya harus beli buku ini..
    ada langit dan galaksi #ngiler

    hehhee..

    BalasHapus
    Balasan
    1. kaiagnya aku juga ni mb irma.. baca cuplikannya bikin.. jlebb bgt

      Hapus
  7. Hmmm...sepertinya sy sudah pernah baca#kening berkerut
    tapi sy sdh lupa apa ceritanya, hehe...soalanya tidak selesai dibaca, keburu diminta sm y punya x_x

    sst, klo dah dpt bukunya, blg2 nah dek, hihihi....

    BalasHapus
  8. biasanya kalo ada gambar gandum yang mengapit tulisan itu (penghargaan-red), bukunya oke2.. :)

    BalasHapus
  9. Cahya... test koment dari satpamnya Uty

    BalasHapus
  10. artikel yang sangat berbobot juga nih,,, mantap teman blognya keren,,,

    BalasHapus
  11. wah .. keren abis artikelnya sangat bermanfaat sekali.. :)


    #Semoga sehat selalu :D

    BalasHapus
  12. Keren kata2nya.
    Jadi pingin beli novelnya euyy... ^_^

    BalasHapus
  13. penasaran betul dengan buku ini,,,
    inspiratif..


    Blogwalking sambil mengundang rekan blogger sekalian
    Kumpul di Lounge Event Tempat Makan Favorit
    sukses selalu
    Salam Bahagia

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ornamen Matahari

Salah satu contoh Ornamen Matahari di Lapangan Merdeka, Ambon (photo by clk7) Bagi yang pernah berkunjung atau tinggal di Maluku, pasti akrab dengan gambar dan corak seperti gambar di atas. Ya, ornamen tersebut mulai banyak digunakan pada beberapa bangunan maupun produk lokal Maluku, dengan beragam corak dan bentuk. Namun masih banyak orang, bahkan orang Maluku sendiri, yang belum mengetahui makna dan nilai filosofis yang terkandung di balik ornamen tersebut. Ornamen Matahari, dilambangkan sebagai simbol matahari yang di dalamnya memiliki makna simbolis keyakinan, pola pikir, norma, adat istiadat, dan tata nilai masyarakat Maluku, khususnya suku Alifuru di Pulau Seram.  Di masa lalu, ornamen matahari digunakan untuk tanda dekorasi pada tubuh pada saat upacara kakehan (ritual pemanggilan arwah), sesuai dengan latar belakang, kebudayaan, adat-istiadat dan tata kehidupan alam lingkungan, masyarakat Patasiwa Alifuru. Salah satu bukti bahwa ornamen ini sudah dikenal cukup lama...

Pulau Kodingareng Keke

Bermula dari rasa rindu menatap laut lepas dan galau pengen menginjak pasir pantai, saya nekat merencanakan perjalanan lintas pulau bareng teman-teman. Kali ini cewek semua: kak Pipi, Abel, Awa, Lara, Athifah, Mitha, kak Nunu, Ayi, Nur, Uthy dan saya sendiri. Pokoknya bukan pulau yang jauh, jadi gak perlu menginap. Juga bukan pulau yang rame, biar bebas berekspresi. Dan dari hasil wawancara dan browsing sana-sini, akhirnya pulau Kodingareng Keke-lah yang ditetapkan menjadi destinasi perjalanan 'nekat' ini. Jam tujuh pagi, kami bersebelas janjian ngumpul di dermaga penyeberangan Kayu Bangkoa, sekitar pantai Losari. Untuk bisa sampai kempulau Kodinagreng Keke, kami harus menyewa kapal dari sini. Harga sewa kapal tergantung kesepakatan dengan pemiliknya. Kemampuan harus total kita keluarkan biar bisa dikasih harga murah. Untuk urusan ini, saya serahkan ke kak Pipi dan Mitha. Saya hanya membantu seperlunya. Oke, setelah proses tawar-menawar yang panjang karena pake adegan ...

Jangan Gugur

Pagi terakhir di bulan kesepuluh. Bagaimana hari-harimu, Mathar? Ah, bulan yang melelahkan ya. Mari duduk sini, akan kukisahkan padamu sebuah cerita. ** Adalah Syaikh Abdullah Azzam -seorang ulama dan mujahid- pernah mengajarkan simulasi yang menghentak kesadaran murid-muridnya tentang arti mastatho'tum ,  yaitu berusaha sekuat tenaga sampai titik maksimalnya. Demi hal tersebut, beliau kemudian mengajak murid-muridnya untuk berlari mengelilingi lapangan. Mulailah Syaikh berlari diikuti murid-muridnya. Satu putaran, dua putaran, tiga putaran, semuanya masih bertahan. Putaran-putaran berikutnya beberapa mulai menyerah, meminta izin untuk istirahat. Namun Syaikh terus berlari, meski beliau pun merasakan lelah mendera tubuhnya. Setelah cukup lama, semua murid menyerah. Tidak ada lagi yang berlari, kecuali Syaikh. Ya, beliau terus berlari dalam kepayahan, hingga tiba-tiba beliau jatuh tersungkur dan pingsan. Murid-muridnya menggotong dan berusaha menyadarkan beliau. Setel...