27 Maret 2011

Maaf, Aku Berkhianat!

Ada yang tak beres dengan hatiku,otakku dan semuaku. Sesuatu yang bahkan aku sendiri pun bingung membahasakannya. Ya, tak terbahasakan. Walaupun aku tahu persis rasanya. Sebuah pengkhianatan,  bisa dibilang begitu. Bukan terhadap siapa, tapi terhadap apa.Pengkhianatan besar terhadap mulutku, yang telah lancang menasehati orang terkait hal ini. Pengkhianatan terhadap komitmen yang kubuat sendiri, janjiku pada Tuhan. Pengkhianatan atas segala hal yang kutahu bagaimana hukumannya dan kemungkinan atas akibat yang akan ditimbulkannya.
Maka pagi ini, sambil menatap awan mendung yang berarak pergi, aku duduk menyambut sinar matahari yang seolah lenyap selama dua hari belakangan. Duduk, berpikir, tentang pengkhiatan besar yang besok akan kulakukan. Maafkan aku, Tuhan. Kalau kau masih sayang padaku, jangan biarkan hal itu terjadi.
 *07:46, 27 maret 2010, diantara persidangan musda 1 kammda makassar*