Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2011

Dalam Diamku

hari ini, tepat satu minggu. ketika kau mengeluhkan kesedihan dan perasaanmu padaku. ketika pada kenyataannya aku pun bersedih, atas apa yang terjadi padamu, juga padaku. tapi ini, sudah satu minggu berlalu. kelabu yang menggantung di langit pikiranmu, masih adakah kawan? 
aku merindukan saat-saat kebersamaan kita. kala kita duduk satu meja, mendengar ceritamu atau sekedar bertemu pandang saja. dengan begitu, masing-masing diri kita sudah cukup lega, walau tak ada satu kata pun yang keluar lewat lisan kita. kau tahu, aku selalu mengerti bahasa tatapanmu.
saat suatu malam kau mengajakku ke pinggir pantai, lalu berkisah tentang hari yang kau lalui. seperti biasanya, aku lebih suka mendengar. sama seperti butiran pasir yang kita duduki, angin malam yang menemani, juga bintang yang menatap kita. dan kau tahu, walau gelap aku masih bisa melihat jelas gurat bahagia di wajahmu saat itu.
atau ketika kita berada di ketinggian dan alam ini terlalu mempesonamu, kau masih sempat berbagi tentang mimp…

Lantern Festival

kalian pernah nonton film 'Tangled'? pasti tahu kan adegan pas Rapunzel sama Flynn lagi diatas perahu di tengah danau, sementara orang-orang di istana lagi melepaskan ribuan lentera cantik ke atas langit dengan harapan si Putri Rapunzel kembali ke istana. hwaa, sumpah...that's the best scene EVER!! kereen banget >.<


pertamanya, gw kira acara 'lepas lentera' kayak gitu cuma ada di kartun doang. ternyata eh ternyata, di dunia nyata ini emang beneran ada lho. bahkan dijadiin festival! *terpukau*

ya, namanya Lantern Festival atau yang biasa disebut Festival Lentera. festival ini merupakan acara menerbangkan lentera ke atas langit dengan tujuan mengharapkan hal-hal baik yang akan terjadi dalam hidup. festival kayak gini digelar di berbagai negara, seperti Cina, Taiwan, Inggris, Thailand, bahkan Indonesia. cuma bentuk kegiatannya aja yang agak beda.
kalau di Cina atau Taiwan, festival ini digelar pada hari ke-15 bulan pertama dalam kalender Tiongkok. Menurut tradisi T…

Gak semua yang lo denger itu bener

gambar dapet dari sini
chatroom #1 "jangki cemberut pagi2, nanti kurangki manista'."
chatroom #2 "seringta' begadang. kasi resep dulu buat kk."
chatroom #3 "kalau sendirian, nanti saya temaniki bicara."

nb: dibaca dengan dialek Makassar
***
ketiga kalimat itu keluar dari mulut orang yang berbeda. yah, mereka memang tidak bicara langsung, tapi itulah yang mereka tuliskan di chatscreen. dan saya rasa itu merupakan ungkapan dari apa yang sebenarnya ingin mereka katakan. mereka, para lelaki itu.
hmm...bukannya saya GR alias gede rasa karena dibilang manis, atau dianggap adik, atau juga ada orang yang berbaik hati akan menemani saya bicara dalam sebuah perjalanan yang masih kami rencanakan. sungguh, bukan karena maksud itu saya menulis postingan kali ini. tapi postingan ini memang untuk kita, perempuan.
oke, kalian mungkin pernah mendapati hal serupa atau bahkan lebih dari itu. tapi pada kenyataannya, begitulah memang lelaki, bermulut manis. (bagi pembaca yang me…

Writing is AMAZING!

Bayangkan kalau tradisi menulis nggak pernah ada, kalau tradisi merekam peristiwa, gagasan dan perasaan nggak pernah ada, apa kita bakal mengenal siapa nenek moyang kita? Bayangkan kalau Anda tidak menulis, tak berusaha merekam gagasan dan pikiran-pikiran Anda, apa cucumu nanti akan mengenal siapa kamu?
Seandainya kakek saya, semasa hidupnya menulis sesuatu, mungkin sekarang saya mengenal siapa dia. Tetapi itu tak pernah terjadi. Tak selembar pun tulisan yang diwariskan kakek pada saya. Saya tak pernah tahu isi kepala kakek, selain bahwa dia adalah seorang lelaki tua leluhur saya. Maka jangan salahkan saya, jika saya lebih mengenal Karl Marx, Jostein Gaarder atau Pramoedya Ananta Toer, yang bukan siapa-siapa saya, daripada kakek saya sendiri.
"Dendam" itulah menjadi energi besar yang mendorong saya untuk terus menulis. Saya tak mau dilupakan sejarah. Saya mau jadi orang yang berkesadaran sejarah. Maka saya memutuskan untuk menulis. Agar kelak, jika cucu saya tak sempat tahu apa yan…

Scrapbook #2

postingan kali ini, tentang scrapbook lagi. buat yang belum tau apa itu scrapbook, bisa baca postingan saya sebelumnya 'my scrapbook'. dibawah ini adalah beberapa scrapbook yang saya buat selama ini. rata-rata saya bikin tengah malam pas insomnia saya lagi kumat. hehe... aneh sih tapi seneng aja. setidaknya, saya menghasilkan 'sesuatu' kan ?! ^_^






Purezento

here it is..my birthday present:
kerudung biru dari arez, 'writing is amazing'-nya Fahd Djibran itu dari kak sidratulmuntaha, kalo 'ranah 3 warna'-nya A. Fuadi, itu dari nitemare,  last but not least, 'Muhammad, Para Pengeja Hujan'-nya Tasaro, itu dari abang rizal.

--bunch thanks for you all--

Soul Sister

Tlg marahi sy Knp dirimu?
Sy nakal, tdk bisa dibilangin
Mmg si blkgan in tlihat spti it. Tw tdk, blkgan in dkat dgnmu aneh rasanya. Bkn yg biasa kukenali. Kdg sy miqr sndiri ap yg sbnrx tjadi smp sering terasa resah kl mengingatmu. Ato mgkn sy yg lg lemah, sy tdk tw. Tdk ad gunanya sy cr ksalahan drmu, bs jd sy lbh buruk dr yg tlihat. Apapun yg tjadi, cm 1 yg tdk bs berubah. Aku tp syg kamu. Mgkn slh satu caraNya menegurku, lwt dirimu. Entah krn sy pux salah pdmu ato krn ad sswt yg tjadi pdmu, sy srg khwtir kl ingt km..jdx susah fokus n sering mnerawang sndiri.
Apaku yg beda?
Scr spesifik, sy tdk tw jg ap yg beda. Mgkn cm rsx yg beda. Ato ap sy tdk tw pasti..apkh kw yg sdg longgar ato sy yg sdg turun? apkh kw yg lg senang menikmati sswt ato sy yg sdg tsibukkn dgn sswt yg tdk jls? ato kw sdg bahagia sedang sy tdk bahagia? tmbh bingung sy,  bicarapun jd aneh..sbnrx ad ap dgnmu?
Mgkn bnr. Sy sdg longgar, sy lg senang menikmati sswt, sy dg bahagia. Tp mgkn kw nd tw rasax, ktika sy dg mrasa spti i…