Langsung ke konten utama

Aku Cinta Indonesia

hey teman-teman, cuma mau berbagi nih. malam ini gw seneng banget bisa tau info tentang Aku Cinta Indonesia yang diselenggarakan detikcom. Ini nih deskripsinya.
Tahun 2011 ini kami mencari 60 orang yang akan dibagi menjadi 20 tim (masing-masing tim 3 orang) untuk disebar ke seluruh penjuru negeri. Seluruh biaya transportasi, akomodasi, dan uang saku yang dibutuhkan dalam perjalanan akan ditanggung oleh detikcom. 20 tim adalah para Petualang ACI yang akan menyebarkan semangat Aku Cinta Indonesia dengan berbagi cerita dan pengalaman.
hwuaaa...seneng gak sih. bisa dapet kesempatan keliling Indonesia, gratis pula! gilaaa...gak pake lama, gw langsung daftar. pertanyaannya standar lah. tapi yang bikin beda, 'skill yang dimiliki'. bingung juga gw jawabnya. diving gak bisa, renang apalagi. kalo treking sih masih belajar juga. akhirnya gw centangin aja 'menulis' dan 'fotografi'. seenggaknya, gw emang bisa, walaupun gak jago-jago amat.hehe...dan gw makin yakin kalo gw emang bisa punya peluang kepilih jadi Petualang ACI waktu baca ini.
Keahlian seperti renang, fotografi, menyelam, dan lain-lain memang penting, tapi bukan faktor utama dalam menentukan pemenang. Kami mencari petualang yang sangat antusias menjelajah Indonesia dan dapat berbagi cerita perjalanannya.
Kewajibannya adalah bersenang-senang dalam perjalanan Anda dan berbagi cerita kepada pembaca detikcom melalui tulisan dan foto. 
nah, gw banget kan tuh! postingan gw tentang hal ini aja udah bisa jadi bukti kalo gw tuh bener-bener antusias ikut program ini. dan tenang aja, kalo gw kepilih gw akan melaksanakan kewajiban gw dengan sebaik-baiknya. hahaha...

masuk ke pertanyaan inti, 'alasan kamu mau ikut program ini', tulis dalam 500 karakter. tadinya gw mau jawab 'karena gw suka jalan-jalan', tapi gw yakin juri gak bakal terkesan sama alasan kayak gitu. akhirnya mulailah gw bermain kata, menjelaskan kenapa gw pengeeeen banget jadi Petualang ACI. yah, lumayan lah. gw bisa deskripsiin dalam 487 karakter. kali ini, juri bakal kelepek-kelepek baca alasan gw deh. trust me!

oiy..hadiahnya juga bikin ngiler euy. mantep banget nih program. udah gratis, yang menang dikasi hadiah pula.
Tahun ini ada 60 Petualang yang terpilih untuk disebar ke 20 area wisata yang belum banyak ter-explore. Masing-masing tim terdiri dari 3 orang. Hadiah yang akan diperebutkan lebih banyak dari tahun lalu:
  1. Tim Terbaik dengan hadiah senilai Rp 100 Juta
  2. Foto Esai Terbaik (Individual) senilai Rp 25 Juta
  3. Tim Favorit pembaca senilai Rp 15 Juta
wuaah...pokoknya, gw harus lolos seleksi. gw harus jadi 60 Petualang itu dan tim gw nantinya harus jadi tim terbaik. amiin ya Rabb.....

sapa tau gw bisa ke Rinjani, Mahameru, Raja Ampat, Wakatobi, Bunaken, dan tempat-tempat keren lainnya di penjuru Indonesia lewat program ini. mantep banget kan?!



*wish me luck yaaa  >.<


Komentar

  1. ehhh,. kapan itu acaranya?? gak tau kabarnya sama skaliii >,<

    BalasHapus
  2. yun.... mau ka juga ikut///..... dimana gimana kapan?/

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ornamen Matahari

Bagi yang pernah berkunjung atau tinggal di Maluku, pasti akrab dengan gambar dan corak seperti gambar di atas. Ya, ornamen tersebut mulai banyak digunakan pada beberapa bangunan maupun produk lokal Maluku, dengan beragam corak dan bentuk. Namun masih banyak orang, bahkan orang Maluku sendiri, yang belum mengetahui makna dan nilai filosofis yang terkandung di balik ornamen tersebut.Ornamen Matahari, dilambangkan sebagai simbol matahari yang di dalamnya memiliki makna simbolis keyakinan, pola pikir, norma, adat istiadat, dan tata nilai masyarakat Maluku, khususnya suku Alifuru di Pulau Seram. Di masa lalu, ornamen matahari digunakan untuk tanda dekorasi pada tubuh pada saat upacara kakehan (ritual pemanggilan arwah), sesuai dengan latar belakang, kebudayaan, adat-istiadat dan tata kehidupan alam lingkungan, masyarakat Patasiwa Alifuru.Salah satu bukti bahwa ornamen ini sudah dikenal cukup lama, dapat dilihat pada senjata tradisional Maluku yaitu parang dan salawaku. Salawaku merupakan …

Galaksi Kinanthi : Sekali Mencintai Sudah Itu Mati ?

Begini cara kerja sesuatu yang engkau sebut cinta : Engkau bertemu seseorang lalu perlahan-lahan merasa nyaman berada di sekitarnya. Jika dia dekat, engkau akan merasa utuh dan terbelah ketika dia menjauh. Keindahan adalah ketika engkau merasa ia memerhatikanmu tanpa engkau tahu. Sewaktu kemenyerahan itu meringkusmu, mendengar namanya disebut pun menggigilkan akalmu. Engkau mulai tersenyum dan menangis tanpa mau disebut gila. Berhati-hatilah .. Kelak, hidup adalah ketika engkau menjalani hari-hari dengan optimisme. Melakukan hal-hal hebat. Menikmati kebersamaan dengan orang-orang baru. Tergelak dan gembira, membuat semua orang berpikir hidupmu telah sempurna. Sementara, pada jeda yang engkau buat bisu, sewaktu langit meriah oleh benda-benda yang berpijar, ketika sebuah lagu menyeretmu ke masa lalu, wajahnya memenuhi setiap sudutmu. Bahkan, langit membentuk auranya. Udara bergerak mendesaukan suaranya. Bulan melengkungkan senyumnya. Bersiaplah .. Engkau akan mulai merengek kepada Tuha…

Teman Seperjalanan

"Jika kusebut tentang 'teman seperjalanan' apa yang ada dalam benakmu?" 
Kubaca ulang chat darimu. Ah, seperti apa harus kujawab pertanyaan ini. Kuketik beberapa kalimat, kemudian kuhapus lagi. Walaupun jarakmu beratus kilometer dari kota ini, tapi rasanya  terlalu memalukan jika harus jujur. Kususun lagi kalimat yang cukup aman bagiku. 
"Ngg..tentang orang-orang yang berada dalam perjalanan yang sama...." 
Aku berhenti mengetik. Kutatap benang hujan yang perlahan merintik di luar jendela. 
---
Kamu mungkin tak tahu, betapa inginnya diriku seperjalanan denganmu, selalu. Namun aku tetaplah ganjil, hingga kamu genapkan. Dan kamu, masihlah teka-teki yang belum bisa aku pecahkan.
Mereka bilang, tujuan yang sama akan mempertemukan orang-orang dalam perjalanan. Tapi kemudian aku bertanya: apa tujuan kita sama? Aku, kamu, mulai berangkat dari titik masing-masing dan di persimpangan jalan yang mana akan bertemu, kita tak pernah tahu. Yang kita tahu, kita hanya perl…