10 Januari 2013

Nanti


Pernah mengkhawatirkan masa depan?

Melakukan apa selesai studi, akan kemana sesudah itu, bagaimana menjalani hidup, memilih siapa sebagai pasangan, memiliki segudang mimpi. Lalu semua langkah harus terhenti karena takdir Allah yang lain.

Jika saat itu tiba, dan aku yakin sebentar lagi, entah bagaimana aku nantinya? Akan ikhlaskah?

Allahu Rabb...aku berlindung padamu dari rasa gelisah.

jelang maghrib, di warung kopi.

17 komentar:

  1. karena ikhlas itu adalah penjaga kita... ^_^

    *berhenti sejenak dan menatap ke depan untuk memilih... terkadang membutuhkan sedikit waktu agak lama dari biasanya... agar menjadi terbiasa... adalah gelisah, suatu rasa yang indah pada jiwa yang tengah berproses menuju penemuan sejati. :)

    BalasHapus
  2. Saya juga lagi memikirkan hal itu mbak.. hmmm
    Pertanyaan2 seperti "nanti dpt kerja nggak ya?" Dan sebagainya sering muncul dipikiran saya

    Salam kenal mbak: )

    BalasHapus
  3. kalau di masa depan dunia tak lagi sama seperti apa yang kau inginkan. Bukankah kita patut bersyukur pernah sejauh itu? Berjalanlah terus, ke depan. Hati-hati menjaga hatimu, kak Sora.

    BalasHapus
    Balasan
    1. ketika terbangun tiba2 semuanya berbeda

      Hapus
  4. Setuju denganmu Chank.
    Berjalanlah terus Yun. Tinggikan keyakinanmu hingga mencapai langitNYA, namun tetap miliki setumpuk harap yang membumi. Sama dengan uchank, yang terpenting semoga hatimu senantiasa dijaga olehNYA. ^^

    BalasHapus
  5. Awali dengan Bismillah dan akhiri dengan Alhamdulillah, mari kita sama-sama belajar dari pengalaman kita kemarin dan sama-sama juga mengejar cita-cita yang kita inginkan dimasa depan,.

    Tetap semangat ya mbak Christian Lonardo Ke 7 , :peace

    BalasHapus
    Balasan
    1. ada kosa kata baru dari bang Aul. :D

      Hapus
  6. semangat, kak...karena bila Allah jadi panduan dan Rasul jadi tuntunan, tiada kekhawatiran dan kesedihan pada masa depan

    BalasHapus
  7. Kak Yuniiii ^^
    Kangeeen >_<

    Semoga kegelisahan itu pergi meninggalkanmu kak.
    Hmm, setuju dengan mas Uchank dan Ary.
    Jalani dan iringi langkahmu dengan do'a, kakak.
    SemangkA :D

    BalasHapus
  8. semoga mendapat yang terbaik
    :D

    BalasHapus
  9. semua berawal dari keputusan. so, mari tentukan pilihan dan jgn pernah menyesal. keep fight, sizt :)

    BalasHapus
  10. Masa depan? Khawatir? Sangat yun.. tiap episode hdp kita,trnyata punya tingkatan keresahan yg baru :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. tepat sekali nuy.
      rasanya manusia memang diciptakan tak luput dr rasa gelisah ya :D

      Hapus
  11. dan saat semua terlewati, kekhawatiran itu nampak jadi tidak beralasan.. hanya keyakinan terhadap Allah lah yang akan membuat kita terus melaju dengan pasti menerima semua yg telah tertulis untuk kita..

    hei kamu, salam kenal.. aku suka tulisan2 kamu.. :)

    BalasHapus
    Balasan
    1. betuuuull sekali ^^d
      ahaha...makasih ya :D

      Hapus
  12. saya sedang mengalaminya, persis !! tepat tanpa terkecuali.

    BalasHapus
    Balasan
    1. if our future has Him in its, we'll not afraid of the rest :)

      Hapus