27 Februari 2014

Monolog


Ada rindu yang terlalu, yang bahkan tak mampu dirapal dalam doa. Takut dosa.
Semacam rasa yang mereka bilang tak boleh ada.
Tapi apalah, ia sudah terlanjur ada.

Ada kata yang hanya bisa dibaca lewat tatap. Terlalu gagap.
Seakan ingin erat mendekap.
Tapi lagi-lagi, menunggu waktu yang tepat untuk diungkap.


Sudahlah. Biarkan.

4 komentar:

  1. Nikmati saja, syukuri saja, adanya pun, pasti karena kehendakNya bukan? ;)

    BalasHapus
  2. Tadinya kepingin bertanya, tergelitik juga
    Tapi ... ah .. sudahlah
    (takut salah kata)

    BalasHapus
  3. beban rindu namanya

    (tapi ah sudahhlah..)

    hehe.. cemungud kakak...hehe

    BalasHapus
  4. biarkan saja. *tarik nafas*
    meraba-raba dalam senja. saya ingin mencegah balon itu terbaaang...

    BalasHapus