6 Oktober 2011

Mahameru


Yang mencintai udara jernih
Yang mencintai terbang burung-burung
Yang mencintai keleluasaan & kebebasan
Yang mencintai bumi

Mereka mendaki ke puncak gunung-gunung
Mereka tengadah & berkata, kesanalah Soe Hok Gie & Idhan Lubis pergi
Kembali ke pangkuan bintang-bintang

Sementara bunga-bunga negeri ini tersebar sekali lagi
Sementara saputangan menahan tangis
Sementara desember menabur gerimis

24 Desember 1969
Saneto Yuliman

6 komentar:

  1. baru sampe ke mahameru tahun lalu dan malah nggak jadi naik karena gunung lagi aktif.. :'(

    BalasHapus
  2. Jadi ingat cerita Bang Herman Lantang, sahabatnya Gie kalo mereka ke sana itu jalan kaki dari Tumpang sampai ke puncaknya, yang sekarang bisa ditempuh dengan naik jeep dari sana ke Ranu Pane... Kalo dibayangin, pendakian sekarang dengan pendakian jaman mereka, rasanya pendakian sekarang ga ada apa-apanya dibandingkan pendakian mereka yang masih serba terbatas.....

    BalasHapus
  3. Aku suka dengan profil Gie yang sangat mencintai alam...
    semoga kelak aku bisa menjejakan kakiku di atas Mahameru! amiiin

    BalasHapus
  4. jadi pengen ke mahameru :)
    ingin mendaki..

    BalasHapus
  5. mahameru...
    hanya teringat satu nama saat mendengar mahameru..
    hnya Soe Hok Gie, mantab bener mengingat petualangan2nya. :D

    BalasHapus
  6. Kalau ingat Mahameru, ane jadi inget novel 5 cm. hehe,,, Hmm... :)

    BalasHapus