Langsung ke konten utama

Almanya : Welcome to Germany


postingan kali ini saya akan membahas salah satu film yang saya tonton pas Festival Film Jerman bareng Atun dan Emi kemarin malam. judul aslinya 'Almanya: Willkommen in Deutschland' yang berarti 'Almanya: Selamat Datang di Jerman'. dalam bahasa Turki, Almanya berarti Jerman. 



cerita bermula ketika Cenk, seorang anak berusia 6 tahun mendapati kampung halaman orang tuanya (Anatolia) bukan bagian dari Eropa pada peta sekolah. sepulangnya dari sekolah, dia bertanya pada sang kakek, "Dede (sebutan untuk kakek), apakah kita orang Jerman atau orang Turki?"

kemudian cerita berlanjut pada komedi petualangan keluarga mereka di masa lalu yang diceritakan Canan, sepupu Cenk. alur cerita yang maju-mundur menjelaskan tentang kehidupan sang kakek (Huseyin) yang merupakan seorang imigran asal Turki yang harus meninggalkan tanah kelahirannya untuk kemudian bekerja di Jerman, sampai pada usaha mereka untuk menjadi warga negara Jerman. setelah 45 tahun menetap di Jerman, kemudian mereka merencanakan untuk berlibur ke Anatolia sebagai keluarga besar Jerman, agar keturunannya dapat mengenal tanah leluhur dan menjaga tradisi budaya.



secara keseluruhan, film ini berkisah tentang bagaimana satu keluarga belajar untuk hidup dan diterima di Jerman. mulai awal pertemuan Huseyin dan Fatma, kehidupan awal keluarga mereka di Jerman yang menarik dan menggelitik, sampai pada akhir cerita yang mengharukan. 

dalam film ini, ada salah satu tradisi orang Turki yang menarik yaitu ketika salah seorang anggota keluarga atau kerabat hendak meninggalkan kampung halaman, maka keluarga yang ditinggal akan menyiramkan air ke jalanan selepas kepergiannya. hal ini dimaksudkan agar mereka yang pergi cepat kembali, secepat air yang disiram tersebut meresap ke tanah.

Komentar

  1. wah..wah..wah...seruuuu niih nonton bareng:D

    BalasHapus
  2. saya selalu suka film dengan pemain orang Turki. jadi keinget yang kisah tentang sepatu

    BalasHapus
    Balasan
    1. ooh..yg tentang kakak beradik yg tukeran sepatu itu??
      kalo gak salah, judulnya 'children of heaven' :D

      Hapus
  3. Yah.. gak ada lik downloadnya? #pingingratisan ^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. wah, sayang sekali..sy nonton film ini di acara festival, jd krg tau jg kl ad link gratisannya.hehe ^^

      Hapus
  4. jadi penasaran pengen nonton film ini deh..
    kayaknya penuh makna ya :)

    BalasHapus
  5. wahh..kak yunii nonton yang ini tooh? eh kaakak. maaf yah gag sempet ikut nonton bareng. lagi diluar makassar soalnya kemaren2. hhe. walopun hari ini dah di makassr. smsnya gak sempat dibalas karena kehabisan pulsa beberpa hari. heheh :D

    BalasHapus
  6. Gak ngajak!!!! Yuniiiiiii....bombe' :(

    BalasHapus
    Balasan
    1. ups, sori gha..sy qr dirimu sibuk.
      lain kali kl ad info, sy kasi tw deh ;)

      Hapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ornamen Matahari

Bagi yang pernah berkunjung atau tinggal di Maluku, pasti akrab dengan gambar dan corak seperti gambar di atas. Ya, ornamen tersebut mulai banyak digunakan pada beberapa bangunan maupun produk lokal Maluku, dengan beragam corak dan bentuk. Namun masih banyak orang, bahkan orang Maluku sendiri, yang belum mengetahui makna dan nilai filosofis yang terkandung di balik ornamen tersebut.Ornamen Matahari, dilambangkan sebagai simbol matahari yang di dalamnya memiliki makna simbolis keyakinan, pola pikir, norma, adat istiadat, dan tata nilai masyarakat Maluku, khususnya suku Alifuru di Pulau Seram. Di masa lalu, ornamen matahari digunakan untuk tanda dekorasi pada tubuh pada saat upacara kakehan (ritual pemanggilan arwah), sesuai dengan latar belakang, kebudayaan, adat-istiadat dan tata kehidupan alam lingkungan, masyarakat Patasiwa Alifuru.Salah satu bukti bahwa ornamen ini sudah dikenal cukup lama, dapat dilihat pada senjata tradisional Maluku yaitu parang dan salawaku. Salawaku merupakan …

Galaksi Kinanthi : Sekali Mencintai Sudah Itu Mati ?

Begini cara kerja sesuatu yang engkau sebut cinta : Engkau bertemu seseorang lalu perlahan-lahan merasa nyaman berada di sekitarnya. Jika dia dekat, engkau akan merasa utuh dan terbelah ketika dia menjauh. Keindahan adalah ketika engkau merasa ia memerhatikanmu tanpa engkau tahu. Sewaktu kemenyerahan itu meringkusmu, mendengar namanya disebut pun menggigilkan akalmu. Engkau mulai tersenyum dan menangis tanpa mau disebut gila. Berhati-hatilah .. Kelak, hidup adalah ketika engkau menjalani hari-hari dengan optimisme. Melakukan hal-hal hebat. Menikmati kebersamaan dengan orang-orang baru. Tergelak dan gembira, membuat semua orang berpikir hidupmu telah sempurna. Sementara, pada jeda yang engkau buat bisu, sewaktu langit meriah oleh benda-benda yang berpijar, ketika sebuah lagu menyeretmu ke masa lalu, wajahnya memenuhi setiap sudutmu. Bahkan, langit membentuk auranya. Udara bergerak mendesaukan suaranya. Bulan melengkungkan senyumnya. Bersiaplah .. Engkau akan mulai merengek kepada Tuha…

Teman Seperjalanan

"Jika kusebut tentang 'teman seperjalanan' apa yang ada dalam benakmu?" 
Kubaca ulang chat darimu. Ah, seperti apa harus kujawab pertanyaan ini. Kuketik beberapa kalimat, kemudian kuhapus lagi. Walaupun jarakmu beratus kilometer dari kota ini, tapi rasanya  terlalu memalukan jika harus jujur. Kususun lagi kalimat yang cukup aman bagiku. 
"Ngg..tentang orang-orang yang berada dalam perjalanan yang sama...." 
Aku berhenti mengetik. Kutatap benang hujan yang perlahan merintik di luar jendela. 
---
Kamu mungkin tak tahu, betapa inginnya diriku seperjalanan denganmu, selalu. Namun aku tetaplah ganjil, hingga kamu genapkan. Dan kamu, masihlah teka-teki yang belum bisa aku pecahkan.
Mereka bilang, tujuan yang sama akan mempertemukan orang-orang dalam perjalanan. Tapi kemudian aku bertanya: apa tujuan kita sama? Aku, kamu, mulai berangkat dari titik masing-masing dan di persimpangan jalan yang mana akan bertemu, kita tak pernah tahu. Yang kita tahu, kita hanya perl…