Langsung ke konten utama

Lillah..Fillah

tentang niat yang kadang ternodai,
tentang pemahaman yang masih tak sempurna,
tentang keikhlasan yang selalu dipertanyakan,
tentang kesungguhan yang dianggap tak sungguh-sungguh,
tentang kemantapan hati yang terbolak-balikkan,
tentang komitmen yang kurang mengakar,
tentang capaian yang mungkin tak maksimal,
tentang kepercayaan yang merasa dikhianati,
tentang kerja-kerja yang dipandang sebelah mata,
tentang prasangka yang muncul di kepala-kepala mereka,
tentang fitnah dan caci maki yang diterima,

tentang apapun itu,
tetaplah bekerja,
berbuat yang terbaik,
dan selalu yakinkan diri,
semoga hanya Allah yang benar-benar menjadi tujuan kita


"bekerjalah kamu,
maka Allah dan Rasul-Nya serta orang-orang mukmin
akan melihat pekerjaanmu itu.."
[QS. At-Taubah : 105]

Komentar

  1. Keep istiqomah, dan Allah selalu bersama..

    BalasHapus
  2. Selalu beramal
    karena Allah, oleh Allah dan Untuk Allah

    BalasHapus
    Balasan
    1. insyaallah kak..selalu berusaha begitu :)

      Hapus
  3. kasih menu like kak Yun, spya sy bisa like ni postingan^^

    BalasHapus
    Balasan
    1. hhe..makasih apresiasinya uthy ^^d

      Hapus
  4. Subhanallah, aku terpekur sendiri mendalami bait2 berharganya. Aku save ya puisinya, sangat menyentuh kawan :)

    BalasHapus
  5. makasih qef..semoga bs saling mengingatkan ;)

    BalasHapus
  6. Subhanalloh.. suka rangkaian kata-kata ini ka Cahya ^_^

    BalasHapus
  7. Saling mengingatkan...saling mendo'akan yah dek T_T

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ornamen Matahari

Bagi yang pernah berkunjung atau tinggal di Maluku, pasti akrab dengan gambar dan corak seperti gambar di atas. Ya, ornamen tersebut mulai banyak digunakan pada beberapa bangunan maupun produk lokal Maluku, dengan beragam corak dan bentuk. Namun masih banyak orang, bahkan orang Maluku sendiri, yang belum mengetahui makna dan nilai filosofis yang terkandung di balik ornamen tersebut.Ornamen Matahari, dilambangkan sebagai simbol matahari yang di dalamnya memiliki makna simbolis keyakinan, pola pikir, norma, adat istiadat, dan tata nilai masyarakat Maluku, khususnya suku Alifuru di Pulau Seram. Di masa lalu, ornamen matahari digunakan untuk tanda dekorasi pada tubuh pada saat upacara kakehan (ritual pemanggilan arwah), sesuai dengan latar belakang, kebudayaan, adat-istiadat dan tata kehidupan alam lingkungan, masyarakat Patasiwa Alifuru.Salah satu bukti bahwa ornamen ini sudah dikenal cukup lama, dapat dilihat pada senjata tradisional Maluku yaitu parang dan salawaku. Salawaku merupakan …

Galaksi Kinanthi : Sekali Mencintai Sudah Itu Mati ?

Begini cara kerja sesuatu yang engkau sebut cinta : Engkau bertemu seseorang lalu perlahan-lahan merasa nyaman berada di sekitarnya. Jika dia dekat, engkau akan merasa utuh dan terbelah ketika dia menjauh. Keindahan adalah ketika engkau merasa ia memerhatikanmu tanpa engkau tahu. Sewaktu kemenyerahan itu meringkusmu, mendengar namanya disebut pun menggigilkan akalmu. Engkau mulai tersenyum dan menangis tanpa mau disebut gila. Berhati-hatilah .. Kelak, hidup adalah ketika engkau menjalani hari-hari dengan optimisme. Melakukan hal-hal hebat. Menikmati kebersamaan dengan orang-orang baru. Tergelak dan gembira, membuat semua orang berpikir hidupmu telah sempurna. Sementara, pada jeda yang engkau buat bisu, sewaktu langit meriah oleh benda-benda yang berpijar, ketika sebuah lagu menyeretmu ke masa lalu, wajahnya memenuhi setiap sudutmu. Bahkan, langit membentuk auranya. Udara bergerak mendesaukan suaranya. Bulan melengkungkan senyumnya. Bersiaplah .. Engkau akan mulai merengek kepada Tuha…

Teman Seperjalanan

"Jika kusebut tentang 'teman seperjalanan' apa yang ada dalam benakmu?" 
Kubaca ulang chat darimu. Ah, seperti apa harus kujawab pertanyaan ini. Kuketik beberapa kalimat, kemudian kuhapus lagi. Walaupun jarakmu beratus kilometer dari kota ini, tapi rasanya  terlalu memalukan jika harus jujur. Kususun lagi kalimat yang cukup aman bagiku. 
"Ngg..tentang orang-orang yang berada dalam perjalanan yang sama...." 
Aku berhenti mengetik. Kutatap benang hujan yang perlahan merintik di luar jendela. 
---
Kamu mungkin tak tahu, betapa inginnya diriku seperjalanan denganmu, selalu. Namun aku tetaplah ganjil, hingga kamu genapkan. Dan kamu, masihlah teka-teki yang belum bisa aku pecahkan.
Mereka bilang, tujuan yang sama akan mempertemukan orang-orang dalam perjalanan. Tapi kemudian aku bertanya: apa tujuan kita sama? Aku, kamu, mulai berangkat dari titik masing-masing dan di persimpangan jalan yang mana akan bertemu, kita tak pernah tahu. Yang kita tahu, kita hanya perl…