Langsung ke konten utama

Kopdarnas BLOOF #4 : Lebih dari Sekedar Persahabatan


Kemarin malam, setahun yang lalu. Akhirnya Villa Istana Bunga jadi saksi pertemuan saya dengan mereka yang biasanya hanya tersapa lewat dunia maya. Aih, bahagianya tak terkira! Baru pertama jumpa tetapi bak saudara. Walau hanya anggota dari beberapa daerah yang datang, namun sudah seperti se-Nusantara.




Dan Tangkuban Parahu pagi itu jadi tempat ajang berekspresi segala macam rupa. Banyak fotografer, banyak kamera, banyak yang mau jadi model dadakan, jadi banyak foto juga. Saya kehabisan kata menceritakan keseruan hari itu, jadi -kalau pake istilahnya orang Ambon- kas tinggal foto bastori. Semoga semua foto diatas cukup untuk menggambarkan bahwa BLOOF itu "Lebih dari Sekedar Persahabatan".

Komentar

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

Ornamen Matahari

Bagi yang pernah berkunjung atau tinggal di Maluku, pasti akrab dengan gambar dan corak seperti gambar di atas. Ya, ornamen tersebut mulai banyak digunakan pada beberapa bangunan maupun produk lokal Maluku, dengan beragam corak dan bentuk. Namun masih banyak orang, bahkan orang Maluku sendiri, yang belum mengetahui makna dan nilai filosofis yang terkandung di balik ornamen tersebut.Ornamen Matahari, dilambangkan sebagai simbol matahari yang di dalamnya memiliki makna simbolis keyakinan, pola pikir, norma, adat istiadat, dan tata nilai masyarakat Maluku, khususnya suku Alifuru di Pulau Seram. Di masa lalu, ornamen matahari digunakan untuk tanda dekorasi pada tubuh pada saat upacara kakehan (ritual pemanggilan arwah), sesuai dengan latar belakang, kebudayaan, adat-istiadat dan tata kehidupan alam lingkungan, masyarakat Patasiwa Alifuru.Salah satu bukti bahwa ornamen ini sudah dikenal cukup lama, dapat dilihat pada senjata tradisional Maluku yaitu parang dan salawaku. Salawaku merupakan …

Galaksi Kinanthi : Sekali Mencintai Sudah Itu Mati ?

Begini cara kerja sesuatu yang engkau sebut cinta : Engkau bertemu seseorang lalu perlahan-lahan merasa nyaman berada di sekitarnya. Jika dia dekat, engkau akan merasa utuh dan terbelah ketika dia menjauh. Keindahan adalah ketika engkau merasa ia memerhatikanmu tanpa engkau tahu. Sewaktu kemenyerahan itu meringkusmu, mendengar namanya disebut pun menggigilkan akalmu. Engkau mulai tersenyum dan menangis tanpa mau disebut gila. Berhati-hatilah .. Kelak, hidup adalah ketika engkau menjalani hari-hari dengan optimisme. Melakukan hal-hal hebat. Menikmati kebersamaan dengan orang-orang baru. Tergelak dan gembira, membuat semua orang berpikir hidupmu telah sempurna. Sementara, pada jeda yang engkau buat bisu, sewaktu langit meriah oleh benda-benda yang berpijar, ketika sebuah lagu menyeretmu ke masa lalu, wajahnya memenuhi setiap sudutmu. Bahkan, langit membentuk auranya. Udara bergerak mendesaukan suaranya. Bulan melengkungkan senyumnya. Bersiaplah .. Engkau akan mulai merengek kepada Tuha…

Jaga Mata, Jaga Telinga, Jaga Mulut

"...zinanya mata adalah melihat, zinanya telinga adalah mendengar, zinanya lidah adalah bicara..." [Rasulullah, diriwayatkan oleh Bukhari]
beware!! semua indra berpotensi melakukan maksiat dan maksiat dapat terjadi bukan cuma karena ada niat, tapi juga karena ada kesempatan so, blokade si 'maksiat' agar tidak masuk dan menguasai hati, pikiran, kaki, tangan, mata, telinga, mulut dan indra lainnya!!