31 Januari 2014

Menjaga, Ara


: untuk Ara

Barangkali beginilah cara kerja sebuah ujian. Selalu datang dari apa-apa yang paling kita anggap berharga dalam diri, paling kita besarkan oleh hati dan dijunjung tinggi dalam hidup. Belakangan, aku baru sadar akan hal ini.

Kamu pasti ingat kisah tentang Ibrahim yang dikenal dengan rasa cintanya yang besar pada keluarga dan anaknya. Lalu datanglah ujian itu, antara mengabaikan perintah Tuhan atau mengorbankan yang tercinta. Juga cerita Maryam yang tak pernah terjamah lelaki, namun diuji dengan kelahiran seorang anak dari rahimnya yang suci. Kemudian ada pula Muhammad yang dipercaya penjuru negeri tersebab kejujurannya, justru ketika membawa kebenaran dari langit, ia dituduh berdusta.

Jika kamu pernah mendengar seseorang berkata "menjauh berarti menjaga", maka anggap saja dia benar. Bisa jadi kita memang harus menjaga diri dari segala yang belum waktunya  masuk dalam lingkaran hidup kita. Membiarkan semesta menjalankan titah Tuhan.

Maka mari saling menjaga, Ara. Tuhan tahu kita ini makhluk yang sulit menjaga, penuh rasa tidak tega, sehingga Dia memberi ujian semacam ini. Yang perlu kita lakukan hanyalah melulusinya. Kita bisa kan?! ;)

4 komentar:

  1. insyaAlloh bisa :) setidaknya bisa berusaha...

    BalasHapus
  2. Dalem banget, mbak :"). Ini fiksi, kah? Keren :)
    Salam hangat sesama Bloofers { }

    BalasHapus
  3. Menjaga Ara.y Hingga Sang Wali Berucap sah Non Yah... Hehehe Nice Post :)

    BalasHapus